TEMAN

DEMI MASA

Tuesday, March 30, 2010



Janganlah anda bersedih sebab sedih itu melemahkan mu untuk beribadah kepada Allah, menelantarkan diri dari kewajiban jihad, menjadikan dirimu kecewa, selalu berburuk sangka dan menimbulkan sikap pesimis(putus harap).
Janganlah anda bersedih, kerana kesedihan dan kekhuatiran itu sumber penyakit jiwa, pangkal dari segala penyakit saraf dan merupakan sesuatu yang dapat menyebabkan orang selalu berada dalam kebimbangan, keraguan dan was-was.
Janganlah anda bersedih sebab bersamamu ada Al-Quran. Engkau dapat berdoa, berzikir,solat, sedekah dan berbuat kebaikan yang dapat member manfaat bagi dirimu sendiri dan orang lain.
Janganlah anda bersedih, janganlah menyerah kepada kesedihan dengan membiarkan dirimu tidak melakukan apa pun. Solatlah, bertasbihlah, bacalah buku, tulislah ilmu, bekerjalah, kunjungilah orang sakit dan merenunglah.

Allah berfirman;

Allah akan memperkenankan doa hamba-Nya

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ (٦٠)

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam Keadaan hina dina”. (QS: Al-Mu’min 40:60)

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Al-A’raaf/7:55)

فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya). (QS: Al-Mu’min 40:14)


{س} قُلِ ادْعُواْ اللّهَ أَوِ ادْعُواْ الرَّحْمَـنَ أَيّاً مَّا تَدْعُواْ فَلَهُ الأَسْمَاء الْحُسْنَى وَلاَ تَجْهَرْ بِصَلاَتِكَ وَلاَ تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلاً

110. Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya[870] dan carilah jalan tengah di antara kedua itu." Al-Isra ayat 110

[870]. Maksudnya janganlah membaca ayat Al Quran dalam shalat terlalu keras atau terlalu perlahan tetapi cukuplah sekedar dapat didengar oleh ma'mum.

Sumber: La Tahzan ( Dr. Aidh AlQarni)

No comments:

Post a Comment

ARKIB NEGARA

KATEGORI

agama (87) Akhlaq dan Nasehat (1) Aqidah (1) Bencana alam (20) Cerita nasihat (24) formula (1) haji (22) Jumaat (8) keluarga (18) Kesihatan (13) Luar Negeri (5) Mekah (2) politik (4) Ramadhan (30) sahabat (3) Sains (17) sajak (8) Seni (2) surah aljumuah (1) tips (18) Umum (51) video (9) video nasyid (1)

My Salute