TEMAN

DEMI MASA

Thursday, April 01, 2010

PERIHAL JUMAAT



Segala puja dan puji untuk Allah Swt Penguasa sekelian Alam
Solawat serta salam untuk junjungan Rasulullah SAW.



Sepatutnyalah seseorang itu berdoa pada saat terakhir dari hari Jumaat.
Daripada Abdullah bin Salam r.a katanya:
Pada suatu ketika saya mengatakan, dan ketika itu Rasulullah saw sedang duduk: “ Dalam Kitabullah kita beroleh keterangan bahawa pada hari Jumaat itu ada suatu saat, dimana tiada seorang hamba Mukmin pun bersolat lalu berdoa kepada Allah Ta’ala sedang waktunya bertepatan dengan saat tersebut melainkan Allah pasti akan mengabulkan permohonannya”. “Tiba-tiba”, kata Abdullah pula,” Rasulullah saw member isyarat kepadaku dan mengatakan: “Atau sekejap saat”. “Benar sekejap saat”. Kataku pula, “tapi bila waktunya?” Ujar Beliau: “Ialah saat terakhir pada siang hari Jumaat itu”. Tanya ku pula: “Bukankah pada waktu itu tidak boleh bersolat?” Maka ujar Nabi saw: “Benar tapi seorang Mukmin itu apabila telah selesai bersolat, lalu duduk menantikan solat berikutnya, berarti ia masih dalam dalam bersolat”. (Riwayat Ibnu Hajah)
Dan dari Abu Said serta Abu Hurairah r.a bahawa Nabi saw bersabda maksudnya:
“Pada hari Jumaat itu ada suatu saat dimana tidak seorang Muslim pun memohonkan sesuatu kebaikan kepada Allah dan bertepatan dengan saat itu, melainkan pasti Alllah akan mengabulkan permohonannya. Dan saat itu ialah sesudah ‘Asar”.(Diriwayat kan oleh Ahmad dan menurut ‘Iraqi, hadith ini sahih)

Petikan dari Fikih Sunnah oleh Sayid Sabiq.

No comments:

Post a Comment

ARKIB NEGARA

KATEGORI

agama (87) Akhlaq dan Nasehat (1) Aqidah (1) Bencana alam (20) Cerita nasihat (24) formula (1) haji (22) Jumaat (8) keluarga (18) Kesihatan (13) Luar Negeri (5) Mekah (2) politik (4) Ramadhan (30) sahabat (3) Sains (17) sajak (8) Seni (2) surah aljumuah (1) tips (18) Umum (51) video (9) video nasyid (1)

My Salute